DKI Jakarta

pbwashliyah@gmail.com

IndonesianArabicThaiEnglishChinese (Simplified)

Puasa Sebagai Kekuatan Ekonomi Umat Islam Dunia

KEMISKINAN termasuk penyakit berbahaya. Karena kemiskinan itu mendekati kekufuran. Akibat kondisi miskin mendera, tidak sedikit umat manusia menjadi kufur dan kafir. Bahkan rela menggadai keimanannya demi materialistik.

Perintah puasa Ramadhan mengandung maksud agar manusia beriman, tetap istiqomah pada pendirian keimanan. Sebagaimana Firman Allah SWT: “Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa,” [QS Al Baqoroh 183]

Saudaraku….

Dapat dipahami bahwa tujuan akhir ibadah puasa itu adalah taqwa. Artinya terbentuknya hamba yang taat dan patuh segala perintah dan larangan Allah SWT. Maka puasa memerintahkan umat Islam tidak makan dan minum pada siang hari. Jika dikalkulasikan berapa jumlah penduduk muslim di suatu negara, yang berpuasa dalam sehari, tidak mengkonsumsi makanan, berarti sebanyak itu bahan makanan yang dapat dikumpulkan. Kemudian dengan jumlah tersebut seyogianya dapat dialihkan membantu warga miskin di sekitarnya.

Lain lagi realisasi ajaran zakat fitrah, zakat mal, infaq dan sadaqah [ZIS] bila dikelola dengan baik, akan menyelamatkan jutaan umat manusia, khususnya umat Islam dari jurang kemiskinan. Sungguh luar biasa potensi kekuatan ekonomi umat Islam, bila kekuatan ini diorganisir akan menjadi kekuatan untuk menangkal kemiskinan plus kelaparan.

Melalui ibadah puasa, sebenarnya umat Islam dunia memiliki kekuatan dan kepedulian yang tinggi memperkuat ketahanan ekonomi. Sebab puasa mengandung makna menjadikan seseorang sebagai insanul kasih sayang terhadap sesama. Puasa juga mendidik umat Islam untuk sehat, penebar kasih sayang kepada keluarga, masyarakat dan negaranya.

Rasulullah SAW bersabda: “Perut besar itu adalah penyakit, dan memelihara makan adalah salah satu cara pengobatannya,” [Al Hadist] dan riwayat lain juga menyebutkan, “Puasalah supaya kamu sehat,” [Al Hadist]

Nasrumminallahi wa fathun qorib, wabassyiril mukminin. Wassalamu`alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

lihat lebih banyak lagi

Sekolah, Madrasah dan Panti Milik Washliyah Akan Dipasangi Plang Nama

SENTUL - Sekolah, madrasah, panti asuhan, kantor, kampus milik organisasi Al Washliyah segera dipasangi plang nama. Hal tersebut dilakukan sebagai realisasi penertiban asset...

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Diharapkan Berkenan Membuka Rakernas Al Washliyah

SENTUL - Pengurus Besar Al Washliyah mengharapkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Al Washliyah II yang Insya Allah diselenggarakan...

Pertemuan Silaturahim PB Al Washliyah di Sentul

SENTUL - Pada tanggal 21 Juli 2024, Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah telah mengadakan acara Rapat Pengurus Harian dan Silaturrahim di Bumi Gumati...

Ketum PB: Kemah Nasional Pramuka Sebagai Upaya Membesar Al Washliyah

JAKARTA - Rencana pelaksanaan kemah nasional Pramuka Al Washliyah, yang insya Allah digelar pada 25,26 dan 27 Oktober 2024, menurut Ketua Umum PB Al...