DKI Jakarta

pbwashliyah@gmail.com

IndonesianArabicThaiEnglishChinese (Simplified)

Rajaa Alhartini Onim: Isu Palestina Tanggungjawab Global

JAKARTA – Isu Palestina bukan hanya tanggungjawab Palestina, namun tanggungjawab global, termasuk umat Islam Indonesia.

Hal itu dikemukakan oleh Rajaa Alhartani Onim, istri H.Abdullah Onim, saat vitual dengan jajaran warga dan pengurus Al Jam’iyatul Washliyah di Indonesia, Senin (13/9/2021) secara langsung dari Jalur Gaza, Palestina.

Wanita Palestina yang dinikahi H.Abdullah Onim ini mendapat kesempatan pertama menceritakan kondisi Palestina secara umum. Antara lain disebutkannya bahwa banyak anak-anak menjadi yatim piatu dan janda yang hidup dalam garis kemiskinan.

Rajaa tak lupa menyampaikan terima kasih, atas nama warga muslimah Palestina kepada umat Islam Indonesia, khususnya warga Al Washliyah di Indonesia.

H. Abdullah Onim, kelahiran Maluku, Indonesia yang bermukim 20 tahun lebih di Palestina, memaparkan kondisi rakyat Palestina, maupun yang tinggal di Jalur Gaza. Bantuan pemerintah Indonesia dan warga muslimn, khususnya jemaah Ormas Islam Al Washliyah sungguh bermanfaat bagi rakyat Palestina. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk membantu bahan makanan dan air bersih.

Bang Onim pada acara virtual tersebut mengingatkan bahwa persoalan Palestina bukanlah isu rakyat Palestina semata, tapi isu Palestina menjadi isu dunia Islam dan tanggungjawab dunia global.

Pada bagian lain, Kombespol M Zarkasih, yang bertindak sebagai moderator, pada kesempatan itu memaparkan sekilas peta wilayah Palestina yang makin lama makin mengecil. Sebaliknya Israel makin membesar dalam peta dunia.

Konflik Palestina sampai kapan? Menurut Ketua Sako Pramuka Al Washliyah itu, dunia Arab/Islam bersatu, konstan/kontinyu mempertahankan Palestina dan Mendukung Palestina secara politik dan diplomasi dsb, akan tetapi, kata Zarkasi, ketiga hal tersebut hanyalah sebatas angan.

Di akhir sesi tanya jawab, narasumber yang juga pengurus Nusantara Palestina Centre [NPC], Bang Onim, menyatakan akan siap menjadi perwakilan dan menancapkan bendera Al Washliyah pada kegiatan kemanusiaan di Palestina.

Ia juga sempat menjelaskan bahwa keberadaan Masjidil Aqso kini masih di bawah kekuasaan zionis Israel. Umat Islam setempat tidak bisa leluasa salat rawatib di masjid tersebut.

Al Washliyah berusia 91 tahun pada 30 November 2021 mendatang. Organisasi ini bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. (sir)

lihat lebih banyak lagi

Sekolah, Madrasah dan Panti Milik Washliyah Akan Dipasangi Plang Nama

SENTUL - Sekolah, madrasah, panti asuhan, kantor, kampus milik organisasi Al Washliyah segera dipasangi plang nama. Hal tersebut dilakukan sebagai realisasi penertiban asset...

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Diharapkan Berkenan Membuka Rakernas Al Washliyah

SENTUL - Pengurus Besar Al Washliyah mengharapkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Al Washliyah II yang Insya Allah diselenggarakan...

Pertemuan Silaturahim PB Al Washliyah di Sentul

SENTUL - Pada tanggal 21 Juli 2024, Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah telah mengadakan acara Rapat Pengurus Harian dan Silaturrahim di Bumi Gumati...

Ketum PB: Kemah Nasional Pramuka Sebagai Upaya Membesar Al Washliyah

JAKARTA - Rencana pelaksanaan kemah nasional Pramuka Al Washliyah, yang insya Allah digelar pada 25,26 dan 27 Oktober 2024, menurut Ketua Umum PB Al...