DKI Jakarta

pbwashliyah@gmail.com

IndonesianArabicThaiEnglishChinese (Simplified)

Ketum PB Al Washliyah dan PW Jabar Hadiri Puncak HUT di Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, Dr.H.Masyhuril Khamis, SH,MM dan Ketua Pengurus Wilayah Al Washliyah Jawa Barat, Dr.KH.Ahmad Aidin Tamim menghadiri puncak peringatan HUT ke-93 Al Washliyah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada hari Ahad 26 November 2023/12 Jumadil `Ula 1445 H.

Turut mendampingi Ketua Umum PB Al Washliyah, antara lain Ketua PB Al Washliyah Bidang Dakwah, H.Anas Abdul Jalil, M.Pdi, Bendahara Umum PB Al Washliyah, Drs.H.Rijal Naibaho, MM beserta sejumlah pengurus wilayah Al Washliyah Jawa Barat dan Pengurus Daerah Al Washliyah Kota Tasikmalaya.

Acara berlangsung di Perguruan Al Washliyah, Jalan Mang Koko Sindangpalay RT 03 RW 03 Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran Ketua Umum PB Al Washliyah mendapat sambutan hangat di Kota Tasik.

Disebutkan keberadaan Al Washliyah, sebagai Ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial di Kota Tasikmalaya pada tahun 1969, yang dimotori oleh KH.Muhammad Juneid Lubis. Kini Al Washliyah di kota ini, telah memiliki lembaga pendidikan meliputi TK, RA. Mts dan MDA.

Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr.H.Masyhuril Khamis, SH,MM tampil memberi tausyiah di hadapan undangan dan jemaah Al Washliyah di se-Kota Tasikmalaya. Menurut dia, pada peringatan HUT ke-93 Al Washliyah pada tahun ini, dimeriahkan berbagai kegiatan di daerah dan DKI Jakarta, madrasah/sekolah, kampus, panti asuhan, termasuk di warga Al Washliyah luar negeri, seperti Mesir, Thailand, Malaysia dan sebagainya. Termasuk di Kota Medan, Sumatera Utara, sebagai kota tempat berdirinya organisasi Al Washliyah.

Ustad Masyhuril Khamis sempat mengisahkan perjalanan sejarah berdirinya Ormas-Ormas Ialam di Indonesia, antara lain Jamiyatul Khair lahir pada tahun 1901, Seerikat Dagang Islam pada tahun 1905, Muhammadiyah 1912, Matlaul Anwar Banten 1216, PUI tahun 1917, Al Irsyad 1917, Persis 1923, Perti 1923, NU tahun 1926, Al Washliyah di Kota Medan 1930, Al-Khairat 1930, Nahdhatul Wathan 1934 dan Iitihadiyah 1935.

Dari sejarah, menurut orang nomor satu di Al Washliyah, bahwa Organisasi ini bukan organisasi lokal, tapi sudah nasional bahkan telah mendunia. Al Washliyah merupakan satu di antara Ormas Islam yang lahir sebelum Indonesia Merdeka.

Al Washliyah bergerak dan berkembang dari Kota Medan, Sumatera Utara. Kini pengurus wilayahnya sudah berada di 33 provinsi, 368 kabupaten/kota, 9 perwakilan luar negeri, dan ratusan lembaga pendidikan mulai TK sampai perguruan tinggi, panti asuhan dan lima masjid Al Washliyah. (rilis/sir)

lihat lebih banyak lagi

Sekolah, Madrasah dan Panti Milik Washliyah Akan Dipasangi Plang Nama

SENTUL - Sekolah, madrasah, panti asuhan, kantor, kampus milik organisasi Al Washliyah segera dipasangi plang nama. Hal tersebut dilakukan sebagai realisasi penertiban asset...

Presiden Terpilih Prabowo Subianto Diharapkan Berkenan Membuka Rakernas Al Washliyah

SENTUL - Pengurus Besar Al Washliyah mengharapkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Al Washliyah II yang Insya Allah diselenggarakan...

Pertemuan Silaturahim PB Al Washliyah di Sentul

SENTUL - Pada tanggal 21 Juli 2024, Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah telah mengadakan acara Rapat Pengurus Harian dan Silaturrahim di Bumi Gumati...

Ketum PB: Kemah Nasional Pramuka Sebagai Upaya Membesar Al Washliyah

JAKARTA - Rencana pelaksanaan kemah nasional Pramuka Al Washliyah, yang insya Allah digelar pada 25,26 dan 27 Oktober 2024, menurut Ketua Umum PB Al...